Konfigurasi server dengan VPS unmanaged

Saya anggap anda sudah mendaftar dan memiliki akun salah satu penyedia VPS. Pada artikel ini saya menggunakan akun penyedia VPS dari vultr.com, sebenarnya sama saja langkah-langkahnya disemua penyedia VPS, hanya yang berbeda saat kita memilih jenis layanannya. Kenapa menggunakan vultr? Sudah saya bahas pada artikel Kenapa memilih menggunakan vultr. Bagi yang belum punya bisa mendaftar melalui referal saya di link ini untuk mendapat bonus $20.

Pada tutorial ini pembahasan untuk menyiapkan beberapa kebutuhan dasar sebuah server berupa web server dan database. Untuk custom lainnya akan ada pada tutorial selanjutnya.


Pembuatan server baru

Login akun di my.vultr.com, klik tombol “+” untuk membangun server baru (Deploy New Server). Anda akan dialihkan pada halaman builder.

 

Lokasi server, pilih yang terdekat dengan lokasi user, jika tujuan pengguna yang akses dari indonesia, anda bisa pilih server singapura.

 

Server type, dari awal mengunakan debian, pilih versi debian 8 (jessie), versi yang sering saya gunakan atau silahkan gunakan debian versi terakhir dengan architecture x64 (ada isu jika mengunakan ram dibawah 4 GB lebih baik menggunakan yang x86 untuk efisiensi memori) tetapi hal ini diabaikan saja, kita tetap gunakan x64 karena ada beberapa teknologi yang membutuhkan syarat x64 untuk dapat berjalan seperti mongodb). selain itu untuk pertimbangan jika ingin scabilitas /upgrade server, tidak perlu untuk membangun dari awal jika suatu saat menggunakan teknologi seperti mongodb.

 

Server size, jika anda ingin mencoba latihan dan mengeksplorasi VPS cukup gunakan yang $5/month.

 

Additional features, centang enable IPV6.

 

SSH keys, upload ssh public key, kegunaan dan cara pembuatan ssh keys untuk windows atau disini untuk linux dan macOS.

 

Server hostname, nama server untuk identifikasi atau nama dari server tersebut, akan muncul pada terminal

Proses pembuatan server cukup cepat, tunggu sekitar paling lama 5 menit dan server siap digunakan. setelah server selesai, username dan password untuk username yang telah digunakan dapat dilihat pada halaman server information.

 

Akses server dengan SSH client

Jalankan putty atau terminal untuk selain windows, yang telah dikonfigurasi ssh keys nya seperti langkah sebelumnya, atau bisa dilihat disini untuk windows.

Isi Hostname dengan IP dari vultr dan beri identitas nama pada saved session, kemudian klik tombol save. Klik tombol open untuk menjalankan SSH client.

 

Untuk pertama kali kita akan menemukan peringatan, klik YES

 

Isikan username dan password yang telah diberikan vultr di halaman server information. untuk password, cara termudah memasukannya dengan copy password, kemudian paste pada SSH client. perlu diingat, paste pada terminal tidak dengan klik kanan -> pilih pilihan paste atau pakai kombinasi tombol CTRL + V , cara paste adalah dengan klik kanan saja pada terminal.

Apa yang terjadi setelah kita klik kanan? baris password masih kosong, tenang saja itu adalah sistem keamanan dari linux untuk tidak menampilkan karakter, cukup sekali paste kemudian tekan enter.

Ganti password untuk login kedepannya dengan cara ketik passwd dan tekan tombol enter. masukkan password baru dan ulangi kemudian tekan tombol enter.

 

untuk selanjutnya kita akan lebih banyak berinteraksi dengan dua model pengerjaan, mengetik perintah linux dan mengedit file. banyak pilihan program edit file di terminal linux, diantaranya adalah Vi/Vim, gEdit, Nano, Pico dan lainnya, tetapi saya akan menggunakan nano yang sudah menjadi program bawaan.

 

Update system

Menambahkan sumber untuk update system dan update aplikasi terbaru di file sources.list di folder /etc/apt/ . untuk buka file ketik perintah dibawah dan akhiri dengan enter

Tambahkan kode sumber pada tampilan yang muncul (catatan: jika anda menggunakan versi selain debian 8 jessie, silahkan ganti tulisan jessie dibawah ini dengan nama alias versi debian tersebut.

Save dengan ctrl x, jika ada pertanyaan untuk simpan tekan tombol y yang berarti kita setuju untuk menyimpan perubahan pada file tersebut.

Ketik perintah

Setelah selesai update sistem dengan memasukan perintah apt-get update

Selanjutnya kita akan instal Nginx dan PHP-FPM yang merupakan pasangan terbaik untuk Nginx. Setelah install suatu program, kita akan konfigurasi beberapa file supaya program bekerja dengan baik.


Instal Nginx sebagai web server

Instal program nginx dengan perintah apt-get install nginx -y diakhiri dengan tombol Enter, tunggu hingga proses selesai.

Konfigurasi Nginx, file ini bernama nginx.conf dan ada di direktori /etc/nginx/ sehingga perintah untuk edit file ini adalah nano /etc/nginx/nginx.conf

Sisipkan kode client_max_body_size 100m; dibawah baris tulisan

kode tersebut untuk mencegah error saat kita upload file besar.

Save perubahan lagi dengan tekan tombol ctrl+x , muncul pertanyaan save perubahan ketik y, biarkan namanya tetap dan tekan enter

Restart nginx menggunakan perintah service nginx restart

 

Instal PHP5-FPM

Namun karena kita akan install PHP dengan berbagai macam keperluannya, maka kita perlu install juga teman-temannya PHP, misalnya PHP-GD untuk gambar, PHP MySQL untuk mengolah Database, dan lain-lain.

Sehingga perintah di atas belum cukup, yang betul adalah:

apt-get install php5-fpm php5-mysqlnd php5-gd php5-curl php5-cli -y

Tunggu proses hingga selesai. Kalau sudah, kita akan atur file konfigurasinya. File tersebut bernama php.ini yang berlokasi di folder /etc/php5/fpm/. Perintahnya adalah nano /etc/php5/fpm/php.ini.

cari tulisan dengan menekan tombol ctrl+w dan ketik cgi.fix_pathinfo=1 dan ganti dengan tulisan cgi.fix_pathinfo=0 dan hapus tulisan ;

selanjutnya cari tulisan upload_max_filesize ganti angka 2M menjadi 50 M

keluar dan simpan perubahan tadi dengan menekan tombol ctrl+x. Kemudian restart php5-fpm dengan perintah service php5-fpm restart

Instal Maria DB

Maria DB merupakan turunan dari Mysql setelah mysql diakuisisi oleh Oracle. Salah satu alasan penggunaan Maria DB adalah script Maria DB sama persis seperti Mysql dan tetap compaitable.

Mari lanjutkan proses instalasinya, ketik perintah dibawah perbaris, jika muncul pertanyaan jawab dengan  mengetik y yang berarti yes.

sekarang kita akan menginstal database Maria DB dengan perintah

Pada tahap ini anda akan dimintai memasukkan username dan password, gunakan username root, dan password anda sendiri.

Anda akan diminta memasukkan ulang password untuk konfirmasi, Lanjutkan hingga selesai.

Konfigurasi server dengan kebutuhan dasar telah selesai, kita tinggal menggunakannya untuk membuat online website kita. Pada tutorial selanjutnya kita akan melakukan berbagai macam eksperimen dengan server ini.

 

 

Untuk tutorial ke 2 dapat diikuti Tutorial ke 2 : memasang domain di nginx pada vps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *